Semua
Tentangmu
Aku tau, sulit rasanya melupakan kita yang dulu.
Padahal, kamu begitu mudah melupakan kita.
Kita yang dulu pernah ada.
Tapi kamu tahu? yang tersulit itu bukan mengucapkan selamat
tinggal.
Tapi untuk membiasakan diri, disaat aku melewati tempat yang
dulu pernah ada.
Pernah ada kamu dan aku, pernah ada kisah cinta kita.
Jejakmu tertinggal, tertinggal pada tempat yang dulu pernah kita
singgahi.
Masa dimana ada kamu ada aku, dan yang pasti ada kita.
Aku sebut semua itu masa lalu, masa lalu kita.
Setidaknya, kamu pernah bikin aku nyaman, pernah membuatku jatuh
cinta, pernah membuatku bahagia.
Kamu ingat? kamu janji gaakan ninggalin aku,
Tapi apa? itu semua basi, kaya makanan yang udah kamu diemin
berhari-hari.
Kamu meninggalkan aku lagi, dan lagi (SsAdr, n.d.)
Senang?
Kamu bilang tidak ada kata pisah, tidak akan pernah ada kata
pisah.
Tapi aku lelah, lelah berharap dalam kata-kata yang pada
akhirnya tidak seperti yang kamu bilang.
Seperti malam itu.
Rasa sakit itu tidak akan pernah kamu tau.
Rasanya ga bisa tidur, rasanya ga nafsu makan,rasanya hilang
semangat, rasanya kehilangan orang yang selalu membuatmu tersenyum.
Tapi apa? sekarang kamu selalu membuatku menangis.
Aku ingin tertawa bahagia.
Tapi kamu tau? sampai detik ini pun, aku belum juga menemukan
hari dimana aku bisa tertawa lepas bahagia seperti bersamamu.
Ingat dirumahmu waktu itu ? tempat dimana kita pertama kali
bertemu, tempat dimana kamu duduk disampingku, tempat dimana kamu membuatku
bahagia untuk pertama kalinya.
Sangat kuhargai perjuanganmu untuk mendapatkanku dulu, masih
ingatkah dulu waktu kita sholawatan bersama.?
Hal yang harus kamu tau?
kamu adalah laki laki pertama yang kukenalkan tuhan, lewat
lantunan sholawat nabi Muhamad dan biarlah menjadi catatan ibadahku pertama
kalinya saat bersamamu.
Kamu tauu aku sangat
pemalu sampai-sampai memandang wajahmu pun aku tak mampu.
Tapi sekarang, aku duduk disini menatap kekosongan, menatap
kesepian.
Kehilangan kamu yang dulu pernah ada disampingku.
Yang selalu membuatku tertawa bahagia.
Bantu aku untuk melupakanmu, Selamat tinggal kenangan❤❤❤ #rdkr

0 komentar:
Posting Komentar