TAK SEINDAH MALAM KEMARIN
Mungkin bagimu malam ini
merupakan malam yang sangat berharga, tapi semua sayang karena bukan untukku …
Aku tak pernah menyerah jika
aku masih ingin tuk mencoba dan tak membiarkan penyesalan datang karena
selangkah lagi untuk menuju kemenangan (kepastian)
kesepian di malam ini kian
mencekam, kegelisahan kian datang menghampiriku, hanya bayang-banyangan indah
wajahmu kini yang terlintas dalam pikirku
Tiada gunanya ku mengemis dan
berharap sesuatu yang tak pasti, karena sesuatu yang pantas ku miliki itu adalah
seseorang yang mampu dan mengerti isi hati yang sesungguhnya
Jangan terlalu untuk
memikirkan dengan apa yang akan terjadi di masa depan, tak peduli bagaimana
kamu merencanakannya, karena rencana Tuhan lebih baik dari yang kita
renacanakan
Terkadang kesulitan yang ku
rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang ….
Tiada mampu untuk mengubah
masa lalu, tapi aku dapat merusak masa depan dengan menangisi masa lalu dan
merisaukan masa depan
Aku dapat melihatnya, tapi ku
tidak bisa ‘tuk menyentuhnya, begitulah ku mempunyai cara mengagumimu meskipun
hanya lewat selembar foto
Teringat sebuah kenangan yang
sejak sudah lama berlalu, kini semuanya seakan-akan terulang kembali, dan aku
pun sangat mengingikan dirimu kembali dalam kepangkuanku
Sungguh cinta ku yang
sekarang bagaikan kembang api indah hanya sesaat, tapi begitu sayang karena tak
bertahan dalam waktu yang lama
Aku kan selalu menyimpan
dirimu didalam lubuk hati yang suci, dan kubawa sampai mati …
Perasaan cintaku ini sudah ku
utarakan ke kamu, tapi mengapa selalu ada dalam pikiranmu rasa penasaran pada
wanita lain …?
Selama kamu tiada dalam
kepangkuanku, malam-malamku terasa sangat dingin karena tanpa hangatnya cintamu
…
Beribu-ribu rintitan hujan
yang menggigil dalam dinginnya malamku ini seakan-akan kau mengahampiriku,
karena kamulah kekasih yang ku sayang
Perpisahan itu begitu gampang, tapi kenapa kita tidak mencoba
sesuatu yang lebih menantang yaitu KESETIAAN
Sakit tiada terkira, hanya
air mata yang bisa bicara, Karna mulut tak mampu mengungkapnya, Kau yang tega
mendustai cintaku hingga diriku tak berdaya…..
Bila memang kau tak tercipta
untuk dapat ku miliki, namun cobalah untuk mengerti yang terjadi
Jika ini memang tak bisa,
maka jangan pernah untuk coba memaksa, Jadikan ini sebuah perpisahan yang
termanis sepanjang waktu ku …
Semua berakhir tanpa dendam
dalam hati, ku ucapkan Maafkan semua salahku ini, yang mungkin menyakitimu
Semoga suatu saat nanti kau
temukan kekasih cinta sejati yang akan menyayangimu lebih dariku
Kita akan berpisah, dan
kuharap kamu jangan pernah lupakan kenang-kenangan yang terindah kisah antara
kita berdua
Sekarang yang aku butuhkan bukanlah sebuah perpisahan, tapi
keabadian cinta kita
Memang lidah ini tak
bertulang, dulu kita pernah berjanji takkan pernah saling menyakiti dengan apa
yang telah kau berikan cinta setulus ini
Walaupun aku mempunyai seribu
alasan untuk kepergian dari mu, tapi percayalah, aku akan mencari 1 alasan
untuk bertahan dengan mu
Sekali aku telah berjanji dan
takkan mudah ku telan kembali, Karna aku telah memilih cinta yang tulus hanya
untuk dirimu saja
Hidupku tidak berarti bagimu,
mungkin semua ini memang tidak mungkin, dan terlebih jiwaku telah berakhir
untuk menumpahkan getir yang membebani pundakku
Segala kenangan kini sudah
jadi lautan kisah yang selalu berlayar di samudera kehidupanku, dan takkan
pernah ku lupakan sentuhan lembut tanganmu itu yang telah membekas di
jari-jemariku
Meski kini ku tahu semua
hanya sia-sia, dan ku sadar cintamu terlahir bukan untukku
Bila tak bisa menerima kegagalan,
karena cinta bisa bahagia dan bisa terluka dan juga disakiti menyakiti hati.
maka jangan pernah setia jika harus berujung menyakitkan, dan bila harus selalu
terluka
Jangan menangis untukku,
hapuslah air matamu, hati sudah terlanjur terluka yang selalu untuk mencoba dan
terus mencari jalan maafkan dirimu
Teringat kembali kisah cerita tentang kita yang begitu indah
saat-saat bersama denganmu, dan kau menangis di pelukanku sambil berkata [Pertahankan Aku]
Di malam ini yang begitu sepi
sesepi jiwaku ini, kau pergi meninggalkan janji kita yang pernah kita janjikan,
dan kini kenapa secepat ini kamu mengutarakan kata perpisahan
Terkadang aku tak bisa
menahan rasaku saat kau jauh dari pelukanku, dan takkan bisa hidup tanpa cinta
mu. #RDKR
0 komentar:
Posting Komentar